Oleh: kalutnews | 12 Juli 2012

PKS Usung Syamsuddin Arfah Maju Pilwali Tarakan

TARAKAN – Figur pemimpin Kota Tarakan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) atau Pemilihan Walikota (Pilwali) yang dihelat Oktober 2013 mendatang kembali mencuat.

Kali ini dihembuskan dari Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tarakan yang mengusungkan salah satu kadernya.

Kepada Kalutnews partai berlambang bulan sabit kembar dan padi ni mengaku blak-blakan telah berancang-ancang untuk meramaikan pesta demokrasi lima tahun sekali itu. Kader yang diusung yakin Syamsuddin Arfah yang menjabat wakil ketua DPD PKS Tarakan pada bursa bakal calon walikota 2013.

“Kami sudah sepakat mengajukan Syamsuddin Arfah maju sebagai calon tunggal yang diusung DPD PKS Tarakan,” ujarnya dia kepada Kalutnews.  Namun, ungkap Agus, usulan Syamsudin Arfah pada Pilwali Tarakan 2013 mendatang hingga sekarang masih sebatas konsulidasi di tubuh partai.

“Maksudnya usulan itu masih sebatas internal PKS Tarakan, belum pada persetujuan DPP (Dewan Perwakilan Pusat). Namun kita sudah usulkan itu, sekarang tinggal menunggu keputusannya,” beber Agus Wahono yang sekarang duduk sebagai anggota DPRD Tarakan bersama Syamsuddin Arfah.

Pencalonan Syamsuddin Arfah berdasarkan aspirasi yang direspon baik oleh seluruh kader partai. “Sambil menunggu keputusan itu, kita sambil mengerucutkan Syamsudin Arfah. Insyallah, akhir Mei ini kita sudah mendapat jawabanya dari PKS Pusat,” ucapnya.

Oleh karenanya, PKS Tarakan sampai sekarang belum dapat mendklarisikan sosok Syamsuddin Arfah sebagai bakal calon walikota Tarakan pada Pilwali nanti.  “Kalau deklarasi kita belum, tapi untuk kondulidasi kita sudah lakukan kepada basis masa dan kader-kader partai,” jelas Agus Wahono yang sempat berpartisipasi pada Pilwali 2009 lalu sebagai wakil walikota yang berpasangan dengan Sekretaris Kota, Drs Ibrahim kala itu.

Kenapa Syamsuddin Arfah ? Ia menerangkan, banyak alasan mengusung Wakil Ketua  Komisi II di DPRD Tarakan itu. “Pertama, pengalaman politik beliau sudah cukup lama baik di Partai sebagai kader maupun di DPRD Tarakan selama 2 periode. Menurut kami Syamsuddin Arfah kader militan atau kader terbaik yang  kita miliki,” bebernya.

Lebih jauh dikatakan pria berkacamat ini, konsulidasi di internal partai akan tetap dilakukan untuk melakukan survey terhadap calon yang diusung.

“Prinsip PKS kita tetap berkomunikasi, tetap berkoalisi, karena dia akan kurang satu kursi, kan syaratnya 15 persen. Dengan partai apa? kita masih belum tetapkan tetapi komunikasi terus kita lakukan berupa penjajakan dan lain sebagainya,” jelas Agus Wahono.

Ia menambahkan, jika Syamsuddin Arfah tak direspon oleh DPP, pihaknya telah memiliki opsi dari kader-kader PKS lainnya di Tarakan. “Saya selaku ketua partai tidak terlalu berambisi terlalu tinggi untuk itu,” cetusnya.

Terkait Undang-undang Pemilukada apakah nanti wakil walikota akan direkrut dari orang birokrasi atau hanya memilih walikotanya saja, PKS Tarakan mengatakan, siap untuk menjalankan sesuai aturan yang ditetapkan untuk Pilwali mendatang.

“Kita lihat saja. Untuk sekarang kita tidak bisa berandai-andai siapa dan bagaimana. jelasnya, kita sudah memiliki bayangan melalui tim akan berkoalisi dengan partai mana. Intinya, kita optimis akan menang,” pungkas Agus Wahono. (kn2)


Responses

  1. Yg lebih penting adalah dukungan rakyat, contohlah kesederhanaan jokowi dan dlm pilgub dia mematahkan spekulasi bahwa dia mampu meyakinkan warga Jakarta yg heterogen apalagi dia bukan asli warga Jakarta kok bisa?.. Menurut saya di Tarakan sendiri hampir sama dengan Jakarta….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: