Oleh: kalutnews | 18 Juli 2012

Penetapan 1 Ramadhan, NU Tunggu Sidang Isbat Pemerintah

TARAKAN – Kalangan Nahdlatul Ulama (NU) Indonesia tak terkecuali yang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tarakan hingga saat ini menyatakan, masih menunggu sidang isbat bersama pemerintah yang dijadwalkan 19 Juli, besok.

“NU bersama ormas Islam lainnya menunggu ketetapan bersama pemerintah mengawali puasa Ramadhan 1433 Hijriyah tahun ini,” kata Ketua Tanfidz NU Tarakan kepada media ini.

Menurutnya, melalui sidang isbat itu akan diputuskan dengan melihat hasil rukyat apakah hasil observasi pada 29 Syaban malam. “Jika hilal terlihat, maka tanggal 20 Juli kita berpuasa. Tetapi bila tidak terlihat hilal, maka tanggal 21 Juli kita berpuasa,” jelas Abdus Samad.

Namun, awal puasa diperkirakan akan jatuh pada 21 Juli akhir pekan ini. Sebab, hilal masih belum terlihat pada tanggal tersebut. Terhadap kemungkinan perbedaan dengan Muhammadiyah, menurut dia, itu sudah menjadi hal biasa. “Selama ini walau terjadi perbedaan kita tetap baik dan rukun,” cetusnya.

Dengan demikian, jumlah waktu puasa yang dilakukan umat Muhammadiyah dengan NU atau sesuai penetapan pemerintah pada tahun ini memiliki perbedaan. Jika Muhammadiyah akan melaksanakan puasa selama puasa 30 hari, sedangkan pemerintah hanya 29 hari. “Kalau hari raya Iduliftri diprediksikan tidak ada perbedaan, yaitu sesuai kalender tanggal 19 Agustus mendatang,” imbuhnya. (*/KN2)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: