Oleh: kalutnews | 26 Juli 2012

DPRD Minta Penjual Bensin Botolan Diatur

TARAKAN – Persoalan antrian panjang pada pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium atau bensin di sejumlah SPBU Kota Tarakan sampai saat ini tidak juga kunjung selesai.

Banyaknya penjual bensin eceran atau botolan dianggap salah satu penyebab terus terjadinya antrian pembelian BBM di SPBU Mulawarman dan Kusuma Bangsa.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Tarakan, Effendhi Djuprianto mengakui, keberadaan penjual bensin botolan sebenarnya membantu mengurangi angka pengangguran. Namun, seharusnya ada pengaturan yang sesuai dengan kapasitas kepada mereka.

“Tidak mungkin untuk perizinannya disamakan seperti SPBU, sehingga pemerintah juga harus memberikan kebijakan-kebijakan tentang kehadiran mereka,” kata Effendhi.

DPRD, Pemertintah Kota, ESDM, bahkan Gubernur, lanjut dia, sudah memperjuangkan tentang hal tersebut.  “Namun semuanya kembali ke Pertamina, seharusnya bukan hanya berkonsentrasi ke BBM bersubsidi, tetapi juga ke BBM non subsid,” tandasnya.

“Pengawasan  dan pengaturan juga harus  ditingkatkan sehingga tidak ada lagi pengetap BBM dan sebagainya,” tegas Effendhi menambahkan. (KN7/KN2)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: