Oleh: kalutnews | 28 Juli 2012

KPAD Tarakan Bentuk Outlet Kondom

TARAKAN – Seiring meningkatnya kasus Human Immunodeficiency Virus Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV AIDS) di Kota Tarakan yang tercatat sejak 2001 hingga semester pertama tahun ini yaitu sebanyak 340 orang, tak membuat Komisi Penangangulangan AIDS Daerah (KPAD) Tarakan hanya berdiam diri dalam menekan jumlah penderita penyakit tersebut. Upaya yang dilakukan KPAD Tarakan adalah berupa mensosialisasikan tentang pembentukan outlet kondom di semua Kecamatan.

“Kegiatan sosialisasi dan pembentukan outlet kondom ini bertujuan untuk memudahkan pendistribusian kondom di lingkungan waria maupun gay atau Lelaki Seks Dengan Lelaki ( LSL ),” jelas Pengelola Program dan Monitoring Evaluasi KPAD Tarakan, Kartika Santoso kepada media ini beberapa waktu lalu disela kegiatan tersebut.

Selain itu, tambah Kartika, guna pencegahan sedini mungkin tentang penyebaran virus HIV/AIDS yang terjadi di Indonesia khususnya di kota Tarakan. Termasuk, mensukseskan program pemerintah pusat.  Dalam sosialisasi itu, menghasilkan 1 outlet kondom yang siap menjadi distributor. “Kita kan tau bahwa kasus virus HIV?AIDS setip tahun semakin meningkat. Untuk itu melalui kondom, InsyaAllah ke depannya penyebaran virus HIV/AIDS dapat teratasi,” harap Kartika.

Ia menegaskan, salah satu upaya dalam mencegah penyebaran virus HIV/AIDS adalah melalui kondom.  Untuk itu dengan diadakannya acara ini pihaknya mengharapkan peran serta dari pemerintah untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat Tarakan. (KN5)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: