Oleh: kalutnews | 2 Agustus 2012

Ramadan Intensitas Curah Hujan Menurun.

TARAKAN – Badan Meteorologi dan Klematologi  (BMKG) Kota Tarakan belum bisa memastikan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1433 Hijriyah akan terjadi hujan atau tidak. Namun diperkirakan global kondisi curah hujan selma Agustus atau pertengahan bulan puasa Ramadan ini intensitasnya menurun.

“BMKG belum bisa memprediksi cuaca pada saat pelaksanaan salat Ied, namun diprakirakan curah hujan dalam bulan ini mengalami penurunan,” kata Kepala BMKG Tarakan, Sutadi Rahardjo kepada media ini, Kamis (2/7/2012).

Pihaknya memastikan, untuk curah hujan sesuai dengan data yang dimiliki BMKG dibawah 10 militer, atau lebih rendah dibandingkan dengan bulan lalu yang mencapai 20 sampai 30 mililiter. Sedangkan untuk kecepatan angin selama Ramadan diatas normal antara 10 sampai 15 knot dengan durasi secara berkesinambungan.

“Curah hujan dibawah normal, angin secara terus menerus diatas 10 knot sedangkan ketinggian gelombang diperairan laut Tarakan dipastikan masih sekitar 1,5 hingga 2 meter,” kata dia memprediksi.

Jika mengacu pada perkiraan cuaa yang ada, menurut Sutadi, dimungkinkan hujan akan turun pada saat pelaksanaan hari raya Idul Fitri, namun hal tersebut masih sebatas prakiraan dan bisa berubah sesuai dengan kondisi alam. (KN6)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: